Mau Bahagia di Masa Depan? Gunakan Uang THR dengan 3 Cara Ini

uang-online
Uang Online

Tunjangan hari raya sudah cair nih, kira-kira baiknya dipakai buat beli apa ya? HandphoneGadget lain, atau baju baru?

Buat kamu yang ingin menguras THR dengan bijak bulan ini, mungkin beberapa cara ini bisa jadi pertimbangan.

Dijamin, melakukan beberapa hal di bawah ini kamu gak bakal rugi dan mungkin bisa bahagia di masa depan:

1. Belanja saham blue chip

Setelah dipakai buat belanja, eh masih ada sisa. Belikan saja saham blue chip, mumpung transaksi di bursa efek masih berlangsung karena libur Lebaran belum tiba.

Gak lama usai liburan berakhir, toh kamu gajian lagi kan? Seandainya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan, kamu bisa dapat harga diskon lagi tuh kalau mau beli saham. Seru dong!

Begitu pun dengan Unilever, perusahaan consumer goods ini juga harga sahamnya lagi murah.

Kapan lagi bisa beli saham bank BCA, BRI, Mandiri, atau BNI murah kalau gak sekarang? Sok silahkan gunakan uang THR buat borong saham ini.

2. Beli reksadana

Buat kamu yang masih awam dalam dunia investasi tapi “kepingin” banget bisa investasi demi masa depan, jangan gunakan uang THR bulan ini, sisakan setengahnya agar bisa kamu habiskan membeli produk reksadana.

Bagaimana caranya? Gampang kok, sekarang Tokopedia atau Bukalapak menyediakan fitur ini. Reksadana yang kamu beli di sana juga performanya cukup baik.

Sejatinya, ada empat reksadana yang umum bagi warga Indonesia, yaitu pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Yang cocok buat pemula tentunya pasar uang dan pendapatan tetap karena risiko investasinya kecil. Namun, imbal hasilnya juga gak besar-besar amat. Tapi, lumayanlah daripada uangnya habis gitu saja.

3. Investasi P2P lending

Mau investasi tapi sepraktis reksadana dan returns-nya lebih besar? Ya udah, gunakan uang THR kamu untuk P2P lending saja.

Ini merupakan platform yang mempertemukan peminjam uang dan yang meminjamkan. Namun, sebagian besar peminjam adalah mereka yang dinilai tidak bankable.

Bankable di sini artinya memang cukup luas. Ada yang sulit mendapatkan akses perbankan setempat, hingga “tidak layak kredit.” Karena itu, mengapa risiko dari investasi satu ini dianggap menengah hingga tinggi, meski kredit macet di platform ini juga gak besar.

Bicara soal P2P lending, investasi ini memang sangat praktis. Registrasinya pun mudah, dan bisa dibilang lebih sederhana ketimbang reksadana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *