Jenis Sampah Ini Tidak Boleh Dibuang Sembarangan

Himbauan seperti “Jangan membuang sampah sembarangan” sepertinya sudah tidak asing lagi ditelinga Anda. Bahkan, sejak kecil pun Anda sudah familiar dengan wejangan itu. Anda pun diharuskan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Tapi jangan salah sangka, tidak semua sampah bisa kita buang ke tempat sampah. Ada beberapa jenis sampah yang memiliki efek berbahaya jika dibuang tanpa penanganan khusus. Oleh karena itu, membuang mereka ke plastik sampah  justru sama dengan membuang mereka sembarangan. Agar Anda tidak salah kaprah dengan benda apa saja yang bisa dan tidak bisa dibuang, ada baiknya jika Anda menyimak informasinya di sini.

Baterai Bekas

Sampah baterai tergolong jenis sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) karena mengandung logam berat seperti merkuri, mangan, timbal, kadmium, nikel, dan lithium. Oleh sebab itu, baterai bekas tidak bisa Anda buang begitu saja di tempat pembuangan sampah. Ini berlaku untuk semua jenis baterai, termasuk baterai batu, baterai jam tangan, baterai lithium, sampai yang bisa diisi ulang. Di Indonesia sendiri memang belum banyak tempat-tempat penampungan sampah baterai seperti di negara maju. Tetapi, kita bisa menyiasatinya dengan mengumpulkannya,  lalu menyerahkan baterai tersebut kepada para pengumpul sampah baterai.

Lampu Neon

Apa yang akan Anda lakukan pada lampu neon yang sudah mati? Membuangnya ke tempt sampah, kan? Sebaiknya, jangan pernah melakukan hal itu lagi, karena lampu-lampu mengandung bahan kimia beracun. Oleh karena itu, Anda dilarang keras untuk membuang sampah jenis sampah ini ke tong sampah begitu saja. Ketika lampu ini pecah, ia akan melepaskan merkuri yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Karenanya, pastikan Anda membuang bekas lampu neon ini dengan bijak.

Obat-obatan Kadaluarsa

Bila Anda memiliki obat-obatan yang sudah kadaluarsa atau tidak terpakai lagi, maka jangan pernah membuangnya secara sembarangan ke tempat sampah. Selain bahan kimia yang terkandung di dalam obat tersebut memberikan efek buruk pada lingkungan, jenis sampah ini bisa saja disalahgunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab, seperti memanfaatkan obat tersebut kembali menjadi bahan konsumsi yang dijual. Tentu saja itu sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh orang lain.

Jika kamu punya sisa obat-obatan yang udah kadaluarsa, kamu bisa mengumpulkannya lalu memberikannya pada apotek atau rumah sakit. Sementara, bila obat-obatan yang masih bisa digunakan, kamu bisa menyumbangkannya pada yayasan amal yang sering mengadakan acara pengobatan gratis. Sedangkan, jika obat yang sudah tidak terpakai itu berjenis vitamin, Anda bisa menaburkan isinya sebagai penyubur tanaman.

Tips Membersihkan Saluran Air di Atap Rumah

Saat musim hujan tiba, pohon di sekitar rumah akan berguguran dan memenuhi selokan atau pun parit di atas genteng Anda. Hal ini lah yang kerap kali membuat rumah Anda bocor atau rembes. Tentu saja ini akan sangat merepotkan Anda, karena harus menyediakan ember untuk menampung air yang bocor dan mengeluarkan uang demi memperbaikinya. Sebelum terlambat, ada baiknya jika Anda segera membersihkan saluran air di atap rumah sebelum terjadi hal-hal merugikan. Berikut beberapa tipsnya untuk Anda.

Persiapkan Tangga

Ketika Anda hendak membersihkan saluran air atas genteng rumah, pastikan Anda telah mempersiapkan tangga sebagai alat memanjat. Anda dapat menggunakan tangga yang berbentuk lurus dan terbuat dari bahan yang kuat. Tapi jika Anda tidak memilikinya, maka Anda mungkin lebih baik menggunakan tangga ekstensi. Pastikan tangga telah menempel dan bersandar pada dinding rumah dengan aman. Setelah tangga sudah disetting dengan baik, maka Anda bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.

Sediakan Tempat Sampah

Saat Anda naik ke atas genteng, pastikan Anda membawa plastik atau tempat sampah bersama dengan Anda. Benda tersebut tentunya berguna sebagai tempat penampungan sampah-sampah yang ada di atas. Dari pada Anda harus membuangnya ke bawah dan membersihkannya kembali, lebih baik Anda langsung memasukannya ke dalam tempat pembuangan, kan?

Jangan Lupa Gunakan Sarung Tangan

Daun basah dan potongan kayu yang terdapat dalam jalan aliran air akan berbahaya saat Anda membersihkannya. Terlebih lagi jika daun bercampur kayu patah dan serpihan kayu. Kenapa? Karena benda-benda tersebut dapat melukai tangan Anda ketika membersihkan saluran air dengan tangan kosong. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan pelindung ketika memisahkan antara daun dan serpihan kayu.

Gunakan Mesin Pembersih Khusus

Jika Anda ingin lebih mudah ketika membersikan saluran air di atas rumah, Anda dapat mengeluarkan sedikit uang untuk membersihkan kotoran pada selokan genteng dengan membeli alat pembersih khusus seperti vacuum yang memang didesain untuk membersihkan selokan pada atap rumah Anda. Dengan begitu, pekerjaan Anda akan lebih cepat dan juga efektif.

Tips Pengelolaan Sampah yang Baik dan Benar

Permasalah lingkungan yang berhubungan dengan sampah memang tidak ada habisnya, bahkan semakin lama menjadi persoalan yang serius, khususnya di kota-kota besar. Di negara-negara maju, mereka telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini. Misalnya dengan membuat alat pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar sampah. Selain itu juga dilakukan berbagai upaya dengan cara-cara yang lebih maju dan modern, sehingga permasalahan sampah dapat diselesaikan secara signifikan.

Sebelum mengambil langkah besar untuk menyelesaikan masalah ini, mungkin Anda bisa memulainya dari diri sendiri. Di artikel ini akan memberikan Anda beberapa tips pengelolaan sampah yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Ingin tahu apa saja tipsnya? Yuk, baca sampai selesai!

Pilah Sampah di Rumah Anda

Mengelola sampah berarti mengumpulkan, mengangkut, memproses, mendaur ulang, atau membuang material sampah. Setiap harinya, manusia pasti menghasilkan sampah. Entah itu sampah rumah tangga seperti sisa makanan, plastik, hingga sampah dari proses industri. Oleh karena itu, tips pengelolaan sampah yang pertama untuk Anda ialah memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya. Dengan memisahkannya, maka Anda akan lebih mudah untuk mengelolahnya.

Daur Ulang Sampah Anda

Seperti yang sudah diketahui banyak orang jika sampah rumahan atau organik bisa Anda ubah menjadi pupuk kompos. Oleh karena itu, Anda bisa melakuakn tips pengelolaan sampah kedua, yaitu dengan mendaur ulang sampah. Bila sampah organik bisa di jadikan pupuk, maka sampah anorganik bisa Anda sulap menjadi barang dengan manfaat baru dan bernilai ekonomis seperti tas, vas bunga, tempat tissue, hingga benda lainnya. Dengan begitu, secara tidak langsung Anda telah membantu mengurangi sampah untuk lingkungan.

Terapkan Teknik Landfill

Setelah Anda memilah sampah dan mendaur ulang, pasti ada beberapa sampah yang benar-benar tidak bisa dipakai lagi. Untuk itu, Anda bisa menerapkan tips pengelolaan sampah ketiga, yaitu dengan menerapkan teknik landfill atau menumpul sampah di tanah rendah pada area terbuka sebagi tempat pembuangan sampah. Dengan begitu, sampah Anda tidak akan tercecer dan mencemari lingkungan.

Yuk, Lakukan Cara Ini Untuk Menjaga Kebersihan!

Musim hujan menjadi momok bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Tidak jarang juga jika penyebab banjir bukan berasal dari penataan ruang kota yang salah, tetapi karena kesalahan masyarakat sendiri. Kebiasaan membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan penghijauan di lingkungannya menjadi penyebabnya. Oleh sebab itu, Anda sebagai masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bila Anda bingung bagaimana cara menjaga keasrian dan kebersihan, informasi di bawah ini akan membantu Anda.

Buang Sampah Pada Tempatnya

Cara menjaga kebersihan yang paling sederhana dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu, ketersediaan tempat sampah yang memadai di lingkungan menjadi hal yang harus diperhatikan. Akan lebih bagus lagi jika Anda menyediakan tempat sampah terpisah sesuai dengan jenisnya. Dengan begitu, pengelolaan sampah akan lebih mudah dan sesuai dengan jenisnya.

Jaga Kebersihan Rumah

Sebelum menjaga kebersihan di luar, ada baiknya jika Anda dimulai dari bagian yang paling terkecil, yaitu kebersihan rumah yang Anda tinggali. Anda bisa mengajak anggota keluarga untuk turut andil dalam menjaga kebersihan tempat tinggal dengan cara membuat daftar pekerjaan dan jadwal pembersihan kepada mereka. Misalnya, ayah diwajikan menyapu halaman, anak-anak membersihkan kamar masing-masing, dan ibu di bagian dapur. Cukup adil, kan?

Olah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos

Sampah rumah tangga biasanya didominasi oleh sampah organik. Oleh sebab itu, untuk menjaga kebersihan rumah Anda bisa memanfaatkan sampah tersebut untuk diubah menjadi pupuk kompos demi menjaga kebersihan. Cara membuat pupuk kompos ini cukup mudah, kumpulkan saja sampah rumah tangga dalam satu wadah ember atau drum. Kemudian, lubangi bagian bawah wadah penampungan sampah ini. Selanjutnya, tanam wadah berisi sampah di dalam tanah dengan kedalaman minimal 10 cm. Taburkan serbuk gergaji atau tanah di atas sampah tersebut. Setelah didiamkan selama 3 bulan, keluarkan wadah dari tanah untuk diangin-anginkan selama 1 minggu. Nah, setelah itu popok kompos sudah siap untuk dipakai.

Tips Membersihkan Kamar Mandi Dengan Baik

Membersihkan kamar mandi bukan hanya memerlukan tenaga. Anda juga membutuhkan peralatan dan produk pembersih yang tepat. Meski begitu, membersihkan toilet tidak sesulit yang Anda bayangkan dan juga tidak memakan banyak waktu. Anda hanya membutuhkan sebuah strategi dan cara terbaik untuk membersihkan setiap sudut yang kotor. Jika Anda penasaran, simak tipsnya di sini.

Membersihkan Wastafel

Pada saat membersihkan kamar mandi, wastafel merupakan salah satu bagian yang paling mudah dibersikan dan tidak membutuhkan banyak peralatan. Alat pertama yang paling Anda butuhkan adalah kain mikrofiber dan juga pembersih multifungsi.

Langkah pertama adalah memindahkan semua benda yang berada di sekitar wastafel Anda. Selanjutnya, tutup saluran pembuangan wastafel dan isi dengan air panas untuk membantu melepaskan kotoran yang melekat di dasarnya. Setelah didiamkan beberapa lama, buang air tersebut dan oleskan pembersih toilet. Terakhir, gosok wastafel secara meyeluruh dengan kain mikrofiber dan bilas hingga bersih.

Membersihkan Kloset

Salah satu bagian di toilet yang sering terabaikan adalah kloset. Pekerjaan ini mudah dilakukan dengan peralatan yang tepat. Anda bebas memilih di antara banyak pilihan merek pembersih kloset yang tersedia, baik yang bubuk maupun yang cair. Anda juga memerlukan sikat toilet, sarung tangan karet, spons, dan semprotan disinfektan.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk membersihkan kamar mandi pada bagian ini adalah tuangkan produk pembersih WC pada pinggiran dan dalam kloset. Diamkan selama beberapa saat, lalu sikat hingga bersih. Jangan lupa untuk menyemprotkan cairsan disinfektan pada spons saat mengelap pinggiran, dudukan, dan tutup kloset untuk memastikan semua kuman telan mati.

Membersihkan Shower, Bak Mandi, dan Ubin

Satu lagi sudut yang harus Anda perhatikan ketika membersihkan kamar mandi, yaitu bak mandi, shower, dan juga ubi. Bagian ini bisa Anda bersihkan setelah semua bagian utama ruangan bersih dan rapi. Jika kamar mandi Anda merupakan menganut tipe “kering”, pel lantai keringnya dengan produk pembersih lantai atau alat pel uap. Untuk membersihkan dindingnya yang berlapis keramik atau porselen, gunakan disinfektan untuk mengelapnya. Jangan lupa juga untuk membuang botol atau kotak produk yang sudah kosong agar tidak menjadi sampah di dalam toilet Anda.