Trik Jitu Untuk Merawat Baju Batik Kesayangan

Apa Anda memiliki batik? Berapa banyak baju batik Indonesia yang Anda miliki di dalam lemari? Berapa banyak pun batik yang Anda miliki, jangan pernah lupa untuk selalu merawatnya agar awet dan tahan lama. Mungkin banyak dari Anda yang sebenarnya bingung bagaimana cara merawat baju batik yang baik dan benar. Sudah mencari-cari referensi, namun masih belum menemukan cara yang tepat, Mungkin beberapa trik jitu di bawah ini bisa membantu Anda menuntaskan segalanya. Yuk, simak artikelnya!

Jangan dilipat

Tahukah Anda bahwa melipat batik bukanlah cara yang tepat untuk menyimpannya dalam jangka waktu yang lama? Melipatnya hanya akan membetuk garis pada serat kain batik, sehingga serat kai akan lebih cepat patah dan lapuk. Jadi, cara yang benar untuk merawat baju batik adalah dengan cara digantung. Sebaiknya gunakan gantungan baju yang memiliki bantalan busa, agar serat pada batik tersebut tidak terkait dan menjadi rusak. Sementara, untuk kain atau selendang batik, Anda bisa menggunakan gantungan dengan penjepit.

Jangan menggunakan pewangi di lemari

Untuk menghindari ngengat dan bau apek pada pakaian, mungkin Anda tidak lupa untuk selalu meletakan pewangi lemari atau kapur barus di dalam lemari. Meski memberikan banyak manfaat untuk pakainya, nyatanya pewangi ini menjadi musuh utama bagi batik. Benda-benda ini malah membuat batik cepat rusak dan juga kusam. Oleh sebab itu, hindari penggunaan kapur barus pada lemari Anda demi merawat baju batik kesayangan. Mungkin, Anda bisa meletakan batik dan pakaian Anda secara terpisah jika memang tidak bisa menghindari penggunaan pewangi lemari. Dengan begitu, pakaian Anda akan tetap wangi, dan batik kesayangan akan terawat dengan baik.

Say no to parfume

Selain bermushan dengan pewangi lemari, nyatanya batik juga tidak bisa Anda padukan dengan parfume. Kandungan bahan aktif pada parfume lama kelamaan bisa merusak motif dan warna asli batik. Tetapi, bukan terarti Anda tidak bisa menggunakannya sama sekali. Cara terbaik merawat baju batik sekaligus memadukan parfume dan baju tersebut ialah dengan tidak menyemprotkan langsung pewangi favorit Anda kepada kain batik. Selama tidak berkontak langsung dengan pakaian Anda, maka semuanya akan aman.

Kenali 4 Teknik Membatik Khas Indonesia

Batik merupakan satu dari sekian banyak budaya asli Indonesia yang diakui oleh dunia. Sebuah motif batik yang Indah tentu saja diciptakan oleh para seniman pebatik yang berjiwa seni tinggi. Di negara asalnya sendiri, batik memiliki puluhan, bahkan hingga ratusan motif yang berbeda dari setiap daerahnya. Tentu saja karya seni ini harus diapresiasi oleh Anda, sebagai warga negara Indonesia.

Dari sekian banyak corak batik, ternyata memiliki teknik membatik yang berbeda-beda. Teknik membatik pun mempengaruhi harga jual batik, lho. Bila Anda penasaran dengan beragam teknik membatik khas Indonesia. Maka, Anda harus membaca artikel ini hingga selesai. Yuk, langsungs aja simak informasinya di sini.

Canting tulis

Jika Anda mengenal batik, maka secara langsung Anda juga tahu apa itu canting. Canting adalah alat untuk membuat batik dengan teknik membatik tulis. Canting ini nantinya merupakan alat yang diisi oleh cairan malam dan ditorehkan ke atas kain polos. Gunanya malam ini adalah sebagai alat agar motif batik tidak luntur ketika diberi pewarna. Teknik ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki jiwa seniman dan ketelitian yang tinggi, karena Anda harus mengikuti pola yang tercetak di atas kain batik secara manual dengan tangan Anda. Bila Anda tidak sabar, maka hasilnya mengecewakan. Oleh sebab itu, harga batik tulis lebih bisa mencapai hingga puluhan juta rupiah akibat nilai seninya yang tinggi.

Cap

Teknik membatik cap merupakan teknik yang paling populer saat ini. Selain cepat, teknik cap sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa perlu keahlian khusus untuk membatik. Jika tidak ada teknik ini, mungkin batik akan menjadi barang langka dan sulit untuk ditemukan. Selain itu, harga batik juga akan lebih terjangkau dengan hadirnya teknik ini.

Celup ikat

Saat sekolah dasar, mungkin Anda pernah mempelajari cara melakukan teknik celup ikat di pelajaran kerajinan tangan. Ternyata, sekarang teknik unik ini juga diterapkan untuk membuat batik. Teknik membatik celup ikat dibuat dengan cara mengikat sebagai kain, lalu dicelupkan ke dalam cairan pewarna. Setelah menempatkan warna sesuai dengan keinginan Anda, buka ikan tersebut dan muncul motif abstrak pada kain batik Anda.

Yuk, Simak 4 Fakta Unik Batik Khas Nusantara!

Bagi Anda yang asli dan lahir di Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan kain batik. Salah satu kain khas nusantara ini termasuk kain yang paling populer, bahkan pamornya sudah berhasil menembus pasar mancanegara. Akibat keunikannya yang melegenda, batik berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Warisan Kemanusiaan unutk Budaya Lisan Nonbendawi oleh UNECO. Hal itu merupakan satu dari beberapa fakta unik batik khas nusantara. Di artikel ini akan dijabarkan beberapa fakta tambahan mengenai baju batik Indonesia. Yuk, simak informasinya!

Teknik pewarnaan batik

Batik merupakan salah satu kain yang memiliki motif indah dari Indonesia. Keindahan ini dihasilkan dari tenik pembuatan batik itu sendiri.  Dalam membatik, terdapat dua teknik pewarnaan berbeda, namun yang paling terkenal adalah pewarnaan dengan malam atau lilin. Penggunaan lilin ketika mewarnai batik bertujuan untuk mencegah pewarna masuk paa bagian kain yang tidak diinginkan. Jadi, lili ini akan mencegah warna yang tidak diinginkan tertoreh pada kain batik ini. Fakta unik batik ini juga dikenal dengan nama wax-resist dyeing.

Batik dalam kebudayaan Jawa

Untuk membuat sebuah batik, memang membutuhkan proses yang sangat panjang. Namun, dari proses tersebut, ada beberapa fakta unik batik yang tidak bisa dilewatkan , yaitu 10 dari 11 proses membatik selalu diawali dengan huruf “N”. Mulai dari Nyungging, yaitu membuat pola batik di atas kertas, Njaplak atau memidahkan pola kertas ke kain polos, hingga Nyolet atau mewarnai motif batik dengan kuas.

Motif dan corak batik

Perlu diketahui bahwa motif atau crak batik setiap daerah di Indonesia tentunya berbeda-beda. Tapi, ada satu kesamaan dari motif tersebut, yaitu tidak jauh dari ragam flora dan fauna khas nusantara. Fakta unik batik yang satu ini juga selalu memiliki filosofis di setiap motif yang dipilih. Batik tradisional cenderung bewarna lebih gelap seperti coklat kehitaman dibandingkan batik modernyang cenderung memilih warna seperti biru, ungi, dan kuning.

Batik sebagai fashion yang mendunia

Fakta unik batik lainnya adalah kain ini berhasil mendunia dan dicintai oleh para tokoh-tokoh terkenal. Sebut saja Barack Obama, Nelson Mandela, hingga Bill Gates pernah kedapatan menggunakan baju ini.  Bahkan, banyak desainer Indonesia yang berlomba-lomba untuk menyajikan batik sebagai trend fashion yang modern dan stylist. Mereka memperkenalkan bati dengan cara mengikuti beragam acara fashion show. Bukan hanya itu, keindahan dari batik pun juga diperkenalkan pada ajang bergengsi seperti Miss Universe.

Yuk, Intip Dua Pahlawan Kuliner Indonesia

Gelar pahlawan bukan hanya bisa diberikan kepada para pejuang kemerdekaan Indonesia, tetapi juga kepada orang-orang yang berhasil mengharumkan nama negara, salah satunya adalah kepada seorang koki atau ahli kuliner.

Di Indonesia sendiri, banyak orang yang berhasil menjadi koki terkenal dan kritikus makanan. Bahkan, prestasi mereka telah terukir hingga tingkat dunia. Berikut beberapa koki asal Indonesia yang berhasil membawa kuliner Indonesia keluar negeri ke dalam bentuk yang unik.

Petty Elliot

Memiliki hobi memasak dan terbiasa menyajikan masakan khas Indonesia ketika menetap di Inggris, Petty berhasil menjadi salah satu pahlawan kuliner Indonesia. Bahkan, karena cintanya terhadap makanan Indonesia, ia membuka kelas masak di rumahnya yang berada di Inggris.

Akibat dari dedikasinya yang tinggi, pada tahun 2002, Petty ditawari untuk menjadi seorang penulis makanan. Hingga akhirnya pada tahun 2014, ia berhasil menerbitkan buku masakannya sendiri dengan judul “Papaya Flower”. Buku ini berisikan pengalaman masakan kecilnya yang sering membantu neneknya memasak makanan khas Manado, salah satunya adalah tumis bunga pepaya.

Tanpa disangka-sangka, ternyata buku yang ia tulis mendapatkan sambutan membahagiakan dari pada pembacanya, hingga puncaknya saat Frankfrut Book Fair 2014 silam, buku yang ia tulis laris terjual di acara pameran ini. Oleh sebab itu, tidak salah bila Petty Elliot dijulukis sebagai pahlawan kuliner Indonesia.

Adrian Ishak

Menjadi salah satu pionir koki yang menggunakna teknik gastronomi molekuler (molgas) pada Indonesia, Chef Adrian berhasil menjadikan hidangan khas Indonesia dalam tampilan dan bentuk yang sangat artistik. Meski hanya berbekal niat yang besar dan mempelajarinya secara otodidak, pahlawan kuliner Indonesia yang satu ini mulai melakukan eksperimennya di rumah.

Seiring waktu berjalan, ia berhasil menjadi koki yang terkenal dan membuka restoran bernama Namaaz Dining di daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bukan hanya itu, Adrian juga sering menggelar demo masak molgas diberbagai pameran wisata tingkat nasional maupun internasional. Berkat prestasinya ini, chef yang akrab disapa dengan panggilan Bodin ini mendapat gelar sebagai pahlawan kuliner Indonesia.

Inilah Olahan Mie Lezat Warisan Nusantara

Sepertinya semua orang setuju bahwa mie merupakan makanan favorit sejuta umat. Tidak hanya mie instan yang bisa Anda beli di warung, sajian mie basah yang dimasak bersama bumbu khas Indonesia pun menjadi menu makanan yang paling dicari, apa lagi di malam hari yang dingin. Kebiasaan ini bisa muncul karena Indonesia memiliki beragam olahan mie yang lezat dan sangat sayang untuk dilewatkan. Inilah beberapa olahan mie warisan nusantara yang wajib Anda cicipi.

Mie Ongklok, Wonosobo

Ketika Anda melihat tampilannya, Anda pasti langsung terpikat dengan olahan mie satu ini. Mie kuning basah yang disajikan dengan kuah kental dan lengket bewarna coklat ini sangat pas Anda cicipi selangi hangat. Sebagai tambahannya, mie ini dicampur dengan irisan kol mentah dan taburan koya di atasnya sebagai penyedap. Jika Anda ingin menambahkan lauk pendamping, Anda bisa menambahkan sate sapi manis, keripik tahu, hingga tempel kemul yang biasanya juga disediakan oleh penjual Mie Ongklok.

Bakmi Godok, Yogyakarta

Selain dikenal dengan nama Bakmi Godok, olahan mie ini juga memiliki nama lain, yaitu bakmi Jawa. Nama godok diberikan karena untuk memasak olahan ini, Anda perlu merebus mienya hingga beberapa lama sampe mie mekar atau melebar. Mie yang dibumbui dengan rempah uleg, irisan tomat, sawi, kol, dan irisan bakso ini memberikan rasa yang berbeda dari bakmi biasnaya. Cita rasa pada bakmi asal Yogyakarta ini lebih beragam dan strong dibandingkan olahan sejenis.

Mie Celor, Palembang

Dari kebanyakan olahan mie nusantara yang berkuag bening, Mie Celor asal Palembang memiliki perbedaannya sendiri yaitu dengan kuah santan beraroma udang rebon. Mie Celor disajikan dengan tambahan tauge, irisan telur rebus, taburan daur seledri segar, daun bawang, dan bawang goreng yang renyah. Wadah penyajiannya pun dipilih yang berdiameter lebar, agar bisa menampung kudapan ini tanpa tumpah. Sekilas, Anda makanan ini sangat mirip dengan Udon asal Jepang. Jadi, bila Anda menyukai Udon tapi harganya terlalu mahal, mungkin bisa mencicipi olahan mie ini sebagai alternatif.

4 Kudapan Bakar Lezat Khas Nusantara

Penyajian makanan dengan cara dibakar bukan hal asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari rumah makan pinggir jalan hingga restoran mewah menyediakan beragam menu yang menggunakan teknik memasak dengan dibakar. Cotohnya adalah ayam, makanan laut, hingga daging menjadi kudapan bakar di Indonesia. Di artikel ini akan disebutkan beberapa makananan lezat khas nusantara yang dibuat dengan cara dibakar.

Ikan bakar

Salah satu kudapan bakar terpopuler di Indonesia adalah ikan bakar. Anda dapat menggunakan ikan apa pun untuk membuat menu masakan ini, dari ikan air tawar seperti ikan emas, ikan mujair, hingga ikan patin, sementara untuk ikan air laut Anda bisa menggunakan ikan cakalang, ikan tenggiri, hingga ikan kakap merah. Bumbu yang diperlukan untuk membuat kudapan ini pun sangat sederhana, hanya mentega, bawang putih, bawah merah, cabai, ketumbar, air asam jawa, kemiri, kunyit, lengkuas, dan juga garam. Oleh sebab itu, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah.

Nasi bakar

Nasi bakar termasuk kudapan yang cukup dicari dan disukai oleh banyak orang. Rasanya yang gurih dan cara memasaknya yang unik akan berhasil menggugah selera makan Anda. Ada banyak jenis dari kudapan bakar yang satu ini, seperti nasi bakar ayam, jamur, teri, ati ampela, hingga lauk lainnya. Ketika ingin mencicipinya, mungkin Anda bisa membelinya di warung kaki lima atau membuatnya sendiri di rumah. Cukup cari resepnya di internet, Anda dapat dengan mudah membuatnya sendiri.

Sate

Dari sekian banyak kudapan bakar yang populer, sate menjadi yang paling banyak dikenal orang. Indonesia memiliki beragam jenis sate yang berbeda-beda, mulai dari sate ayam, sate kambing, sate klatak, hingga sate lilit, dan hampir semuanya diproses dengan proses dibakar. Selain mempercepat proses masak, proses pembakaran ini akan memberikan cita rasa asap di makanan Anda. Sehingga, rasanya akan lebih nikmat dan sangat menarik untuk dicicipi.

Ayam bakar

Ayam menjadi salah satu bahan makanan yang paling banyak di konsumsi oleh orang Indonesia. Selain harganya yang cukup terjangkau, teknik memasak ayam pun sangat beragam. Salah satu yang paling terkenal adalah ayam bakar. Kudapan bakar ini sangat mudah Anda temukan, mulai dari rumah makan padang, warung nasi, hingga restoran mewah yang tersebar di penjuru kota.

3 Camilan Tahun Baru Khas Indonesia

Seperti tidak terasa, satu bulan lagi Anda akan merasakan pergantian tahun. Apakah semua resolusi tahun ini sudah berhasil Anda capai? Bila Anda telah mencapainya semua, maka hadiah selamat sangat pas untuk Anda. Namun, bila Anda belum berhasil mencapai semuanya, jangan bersedih, Anda masih memiliki kesempatan kedua di tahun berikutnya.

Berbicara tentang pergantian tahun, rasanya memang paling enak dirayakan bersama dengan orang-orang yang Anda kasihi, seperti keluarga, teman, atau bahkan pasangan Anda. Nah, dari pada hanya bengong dan menunggu malam pergantian tahun, ada baiknya Anda menyiapkan acara kecil-kecilan yang diisi dengan beragam camilan tahun baru. Kira-kira, makanan apa saja yang masuk ke dalam list ini? Yuk, simak  ulasannya di bawah ini.

Jagung bakar

Sambil menunggu pergantian malam, bakar-bakaran memang aktivitas yang paling asik untuk dilakukan bersama-sama. Salah satu camilan tahun baru yang paling populer untuk dibakar adalah jagung. Selain bahannya murah, untuk membuat jagung bakar pun tidaklah sulit, Anda hanya menyediakan bumbu tambahan seperti mentega, saus barbeque, saus sambal, saus tomat, hingga bumbu penyedap rasa lainnya. Oh iya, jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda membeli jagung yang rasanya manis untuk rasa yang lebih nikmat. Selanjutnya, Anda tinggal membakar jagung yang sudah dilumuri bumbu kesukaan Anda. Mudah, kan?

French Fries

Selain jagung bakar, french fries atau kentang goreng juga menjadi camilan tahun baru yang populer dan paling diminati oleh orang-orang. Meski biasanya kudapan ini disantap bersama dengan burger, pizza, steak, atau makanan lainnya, Anda tetap bisa memakannya sendiri kok. Sambil menantikan pergantian malam tahun baru, Anda bisa nyemil camilan ini. Jangan lupa untuk menyediakan saus sambal sebagai pendampingnya, ya.

Keripik

Di momen apa pun, keripik memang menjadi camilan paling favorit. Teksturnya yang garing dan rasanya yang beraneka ragam, manis, asin, dan gurih, membuat orang tidak bisa berhenti ketika mulai memakannya. Salah satu jenis keripik yang paling hits di Indonesia adalah kripik singkong. Jadi, Anda bisa membeli banyak keripik singkong sebagai persediaan camilan tahun baru nanti, lho.

Jajanan Pasar Yang Masih Eksis Saat Ini

Di zaman yang serba modern dan maju seperti sekarang ini, tentunya Anda akan dengan mudah menemukan makanan dari negeri lain atau yang sedang populer. Tetapi hal sebaliknya terjadi pada jajanan pasar Indonesia, perkembangan zaman malah menggusur kepopuleran dari makanan tradisional ini. Meski begitu, masih banyak beberapa jajanan tradisional yang berhasil bertahan dan tetap eksis hingga saat ini. Berikut ini akan dijabarkan beberapa namanya. Yuk, segera simak informasinya.

Onde-onde

Siapa yang tidak kenal dengan jajanan pasar yang satu ini, jajanan yang berisi kacang hijau dan taburan wijen kering di luarnya masih menjadi camilan primadona oleh masyarakat Indonesia. Jajanan ini paling nikmat di makan saat sarapan atau tea time di sore hari bersama dengan segelas kopi atau secangkir teh. Bagi Anda yang suka makanan manis sekaligus gurih, maka Anda wajib untuk mencicipi camilan yang satu ini.

Lemper

Hingga hari inii, Lemper menjadi jajanan pasar yang tidak bisa ketinggalan untuk hadir di beragam acara masyarakat Indonesia, seperti pengajian, kumpul keluarga, hingga acara arisan bersama teman-teman. Jajanan pasar ini terbuat dari nasi ketan dan diisi dengan abon sapi, ayam suwir, atau daging sapi ini bisa membuat Anda kenyang. Bahkan, kudapan ini seperti menjadi sushi ala Indonesia, bedanya kue ini dibungkus dengan daun pisang bukan nori.

Dadar Gulung

Anda suka kue yang terbuat dari kelapa? Jika iya, pasti Dadar Gulung menjadi jajanan pasar favorit Anda. Kue berwarna hijau muda ini berisi unti, yaitu parutan kelapa yang dimasak bersama dengan gula jawa. Biasanya, makanan ini sangat digemari oleh anak-anak, karena rasanya yang manis sekaligus gurih. Jajanan unik ini pun juga berhasil mengikuti zaman, misalnya dengan mengganti isinya dengan fla atau selai cokelat dan merubah warna hijau menjadi warna merah muda, putih, atau bahkan biru.

Putu Bambu

Satu lagi jajanan pasar khas Indonesia yang masih sanggup bertahan hingga saat ini, yaitu putu bambu. Bila Anda tinggal dipinggiran Jakarta, mungkin Anda masih bisa menemukan pedagang kue ini dengan mudah. Kue yang terbuat tepung beras yang diisi gula merah dan dibungkus menggunakan cetakan dari bambu ini paling nikmat disantap ketika sore hari atau saat cuaca dingin.

3 Ragam Kuliner Daerah di Indonesia

Ragam kuliner daerah menjadi salah satu yang dibanggakan oleh masyarakat Indonesia. Dari masing-masing daerah, pasti memiliki setidaknya memiliki satu masakan  nusantara khas daerahnya yang penuh cita rasa dan lezat. Oleh sebab itu, jika Anda berniat untuk melakukan wisata kuliner, Anda tidak perlu repot-repot pergi keliling dunia, cukup di Indonesia, Anda sudah bisa kenyang dengan mencicipi ragam kuliner daerah yang tidak terhitung jumlahnya.

Dari banyaknya daerah di negeri ini artikel berikut akan membanginya menjadi ke dalam beberapa bagian, seperti Indonesia timur, tengah, dan barat. Berikut informasi yang disediakan khusus untuk Anda para pembaca.

Indonesia bagian timur

Daerah timur di Indonesia terkenal sebagai lokasi dengan hasil alam yang sangat kaya, seperti emas dan bebatuan beharga lainnya. Selain hasil bumi, ragam kuliner daerah ini juga unik dan berbeda dari daerah lainnya. Misalnya saja dari Sulawesi, pulau ini akan memanjakan Anda dengan cita rasa dari Coto Makassar, Ikan Cakalang, atau Bubur Manado. Sementara, dari Papua Anda dapat mencicipi papeda dan kudapan berbahan sagu yang unik. Terakhir, jika Anda ingin olahan ayam yang pedas, Anda isa memilih Ayam Taliwang khas Lombok.

Indonesia bagian tengah

Berada di tengah-tengah Indonesia, pulau Kalimantan memiliki ragam kuliner daerah yang penuh cita rasa sekaligus lezat. Sebagai pulau terbesar di negara Indonesia, tentu saja daerah ini memiliki jumlah makanan khas yang tidak kalah banyak, seperti Lempok Durian khas kota Pontianak, Soto Banjar khas Banjarmasin, Bubur Pedas dari Kalimantan Barat, Pisang Gapit ala Balikpapan, dan Mie Sagu khas Samarinda.

Indonesia bagian barat

Menjadi daerah ketiga di nusantara, ragam kuliner daerah barat Indonesia di dominasi oleh makanan khas dari pulau Sumatera. Anda mungkin bisa mencoba makananan dari Aceh seperti Ayam Tangkap dan Mie Aceh. Sementara di daerah Sumatera Utara, Anda dapat menyantap kudapan seperti Saksang, Pelleng, Arsik, dan Naniura. Selanjutnya, di daerah utara pulau ini, Anda bisa mencoba kuliner seperti Pempek dan Tekwa khas Palembang.

Inilah 3 Makanan Khas Daerah Yang Mudah Anda Jumpai

Sudah tidak bisa dipugkiri lagi bawah Indonesia menjadi gudang dari segala kelezatan masakannya. Dari 34 provinsi yang ada di negeri ini, semuanya memiliki makanan khasnya sendiri. Jadi, bisa Anda bayangkan berapa banyak jumlah masakan nusantara yang di miliki oleh Indonesia, bukan?

Dari sekian banyak makanan khas daerah yang ada, ada beberapa jenis masakan yang berhasil sukses terkenal di daerah lain, selain lokasi asalnya. Berikut daftar beberapa makanan khas daerah yang mudah Anda jumpai.

Nasi Padang

Siapa yang tidak suka mampir dan makan di restoran Padang? Masakan khas daerah ini akan memberikan Anda sensasi makanan pedas, gurih, kaya bumbu, dan juga sangat nikmat. Selain di daerah Sumatera, Anda juga akan mudah menemukan rumah makan padang di seluruh menjuru Indonesia, mulai dari Sabang hingga Marauke. Contohnya saja di kota Jakarta. Hampir setiap sudut kota ini memiliki lebih dari satu rumah makan Padang. Oleh karena itu, bila Anda ngidam masakan Padang, Anda tidak perlu repot untuk datang ke daerah tersebut, kan?

Pempek Palembang

Kala sore hari, memang paling nikmat menyantap hidangan yang menyegarkan, salah satunya adalah pempek Palembang. Kuah cuka dari makanan khas daerah Palembang ini akan memberikan kesegaran sekaligus cita rasa pedas secara bersamaan. Bagi Anda yang suka dengan telur, mungkin bisa memilih pempek kapal selam sebagai hidangan favorit. Sementara, jika Anda ingin rasa ikan yang lebih otentik, mungkin pempek lenjer, adaa, atau keriting bisa menjadi pilihan Anda.

Sate Madura

Pernahkah Anda merasa malas memasak untuk makan malam? Bila Anda tinggal di Indonesia, maka tidak perlu pusing memikirkan menu makanan, cukup keluar rumah dan beli makanan kaki lima yang di jual malam hari, seperti sate Madura. Salah satu makanan khas daerah Indonesia ini bisa Anda temukan dengan mudah di luar pulau Madura itu sendiri. Di kota-kota besar, Anda bisa membeli sate khas Madura tanpa kesulitan.

Demikialhah tiga makanan khas daerah di Indonesia yang bisa dengan mudah Anda jumpai. Dari ketiga makanan tersebut, apakah salah satunya merupakan favorit Anda?