5 Lagu Anak-anak Terbaik Indonesia

Masa kanak-kanak pasti merupakan salah satu fase yang paling disukai oleh seseorang. Bagaimana tidak? Pada masa ini kita merasakan banyak limpahan kasih saying dan juga cinta dari orang tua. Jika dibandingkan dengan saat dewasa yang pahit, tentu masa kanak-kanak lebih menyenangkan. Salah satu hal yang mengingatkan kita kepada masa kanak-kanak adalah lagu. Jika sudah mulai lupa, berikut jajaran lagu anak terbaik yang pernah ada dalam sejarah.

Helly

“Aku punya anjing kecil, ku beri nama Helly..”

Sepenggal lirik di atas pasti pernah menghiasi playlist masih kecil Anda, bukan? Lagu yang dibawakan oleh penyanyi cilik yang bersinar pada masanya, Chicha Koeswoyo ini ternyata ditulis oleh ayahnya sendiri yang merupakan drummer dari Koes Bersaudara, yaitu Nomo Koeswoyo. Jika dihitung-hitung mulai dari lagu itu dirilis hingga sekarang, 40 tahun sudah berlalu. Namun, masih saja lestari karena banyaknya anak-anak yang masih hapal lagu ini.

Ambilkan Bulan

Lagu anak-anak yang satu ini tak kalah terkenal dari yang sebelumnya. Liriknya yang imajinatif dan indah membawa dampak positif untuk memicu fantasi anak ke arah yang lebih positif. Penciptaan lagu ini sendiri berasal dari anak A.T. Mahmud untuk mengambil bulan. Berawal dari sana, A.T. Mahmud pun menciptakan lagu tersebut dan diingat hingga sekarang.

Naik Delman

Satu lagi lagu yang bertajuk hewan namun digabungkan dengan sentuhan alat transportasi tradisional, yaitu delman. Naik Delman merupakan salah satu lagu anak-anak yang baik dan membawa mereka agar lebih mengenal pekerjaan kusir. Pasalnya, pekerjaan yang satu ini sudah cukup tergeser dengan kemajuan transportasi yang ada di negara kita. Dengan begitu, lagu ini akan tetap mengingatkan generasi mendatang untuk mengenang pekerjaan tersebut.

Balonku

Siapa yang tak tahu lagu ini? Hampir semua anak menyanyikannya, baik pada saat ulang tahun maupun di kelas kesenian. Lagu balonku membawa pesan akan kerasnya hidup pada liriknya, namun dengan penyampaian yang tetap polos dan mudah dicerna anak-anak.

“Meletus balon hijau DOR!
Hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat
Kupegang erat-erat”

Terbukti, lagu ini merupakan bahan kontemplasi yang tepat untuk mengapresiasi kehidupan. Ya, kita harus bersyukur dengan apa yang masih kita miliki.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *