Kenali 4 Teknik Membatik Khas Indonesia

Batik merupakan satu dari sekian banyak budaya asli Indonesia yang diakui oleh dunia. Sebuah motif batik yang Indah tentu saja diciptakan oleh para seniman pebatik yang berjiwa seni tinggi. Di negara asalnya sendiri, batik memiliki puluhan, bahkan hingga ratusan motif yang berbeda dari setiap daerahnya. Tentu saja karya seni ini harus diapresiasi oleh Anda, sebagai warga negara Indonesia.

Dari sekian banyak corak batik, ternyata memiliki teknik membatik yang berbeda-beda. Teknik membatik pun mempengaruhi harga jual batik, lho. Bila Anda penasaran dengan beragam teknik membatik khas Indonesia. Maka, Anda harus membaca artikel ini hingga selesai. Yuk, langsungs aja simak informasinya di sini.

Canting tulis

Jika Anda mengenal batik, maka secara langsung Anda juga tahu apa itu canting. Canting adalah alat untuk membuat batik dengan teknik membatik tulis. Canting ini nantinya merupakan alat yang diisi oleh cairan malam dan ditorehkan ke atas kain polos. Gunanya malam ini adalah sebagai alat agar motif batik tidak luntur ketika diberi pewarna. Teknik ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki jiwa seniman dan ketelitian yang tinggi, karena Anda harus mengikuti pola yang tercetak di atas kain batik secara manual dengan tangan Anda. Bila Anda tidak sabar, maka hasilnya mengecewakan. Oleh sebab itu, harga batik tulis lebih bisa mencapai hingga puluhan juta rupiah akibat nilai seninya yang tinggi.

Cap

Teknik membatik cap merupakan teknik yang paling populer saat ini. Selain cepat, teknik cap sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa perlu keahlian khusus untuk membatik. Jika tidak ada teknik ini, mungkin batik akan menjadi barang langka dan sulit untuk ditemukan. Selain itu, harga batik juga akan lebih terjangkau dengan hadirnya teknik ini.

Celup ikat

Saat sekolah dasar, mungkin Anda pernah mempelajari cara melakukan teknik celup ikat di pelajaran kerajinan tangan. Ternyata, sekarang teknik unik ini juga diterapkan untuk membuat batik. Teknik membatik celup ikat dibuat dengan cara mengikat sebagai kain, lalu dicelupkan ke dalam cairan pewarna. Setelah menempatkan warna sesuai dengan keinginan Anda, buka ikan tersebut dan muncul motif abstrak pada kain batik Anda.

Yuk, Simak 4 Fakta Unik Batik Khas Nusantara!

Bagi Anda yang asli dan lahir di Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan kain batik. Salah satu kain khas nusantara ini termasuk kain yang paling populer, bahkan pamornya sudah berhasil menembus pasar mancanegara. Akibat keunikannya yang melegenda, batik berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Warisan Kemanusiaan unutk Budaya Lisan Nonbendawi oleh UNECO. Hal itu merupakan satu dari beberapa fakta unik batik khas nusantara. Di artikel ini akan dijabarkan beberapa fakta tambahan mengenai baju batik Indonesia. Yuk, simak informasinya!

Teknik pewarnaan batik

Batik merupakan salah satu kain yang memiliki motif indah dari Indonesia. Keindahan ini dihasilkan dari tenik pembuatan batik itu sendiri.  Dalam membatik, terdapat dua teknik pewarnaan berbeda, namun yang paling terkenal adalah pewarnaan dengan malam atau lilin. Penggunaan lilin ketika mewarnai batik bertujuan untuk mencegah pewarna masuk paa bagian kain yang tidak diinginkan. Jadi, lili ini akan mencegah warna yang tidak diinginkan tertoreh pada kain batik ini. Fakta unik batik ini juga dikenal dengan nama wax-resist dyeing.

Batik dalam kebudayaan Jawa

Untuk membuat sebuah batik, memang membutuhkan proses yang sangat panjang. Namun, dari proses tersebut, ada beberapa fakta unik batik yang tidak bisa dilewatkan , yaitu 10 dari 11 proses membatik selalu diawali dengan huruf “N”. Mulai dari Nyungging, yaitu membuat pola batik di atas kertas, Njaplak atau memidahkan pola kertas ke kain polos, hingga Nyolet atau mewarnai motif batik dengan kuas.

Motif dan corak batik

Perlu diketahui bahwa motif atau crak batik setiap daerah di Indonesia tentunya berbeda-beda. Tapi, ada satu kesamaan dari motif tersebut, yaitu tidak jauh dari ragam flora dan fauna khas nusantara. Fakta unik batik yang satu ini juga selalu memiliki filosofis di setiap motif yang dipilih. Batik tradisional cenderung bewarna lebih gelap seperti coklat kehitaman dibandingkan batik modernyang cenderung memilih warna seperti biru, ungi, dan kuning.

Batik sebagai fashion yang mendunia

Fakta unik batik lainnya adalah kain ini berhasil mendunia dan dicintai oleh para tokoh-tokoh terkenal. Sebut saja Barack Obama, Nelson Mandela, hingga Bill Gates pernah kedapatan menggunakan baju ini.  Bahkan, banyak desainer Indonesia yang berlomba-lomba untuk menyajikan batik sebagai trend fashion yang modern dan stylist. Mereka memperkenalkan bati dengan cara mengikuti beragam acara fashion show. Bukan hanya itu, keindahan dari batik pun juga diperkenalkan pada ajang bergengsi seperti Miss Universe.